IPW: 25 Titik Jebakan Polisi Rawan Pungli

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Minggu, 10 April 2011, 08:26 WIB
IPW: 25 Titik Jebakan Polisi Rawan Pungli
timur pradopo/ist
RMOL. Indonesian Police Watch mendesak Kapolri Jenderal Timur Pradopo segera menertibkan aksi oknum polisi yang suka menjebak masyarakat di Jakarta. Aksi oknum polisi penjebak itu belakangan ini kian mengganas, khususnya di Jakarta.

Ironisnya hal itu terjadi di saat Polda Metro Jaya menggelar Operasi Simpati. Polisi-polisi tersebut beroperasi di tikungan, pertigaan lampu merah, di atas flyover, di tengah underpass, di pojok-pojok jalur busway sehingga aksi para oknum polisi itu kerap menimbulkan kemacetan.

"Sedikitnya ada 25 titik jebakan yang sangat rawan pungli. Seharusnya polisi-polisi itu tidak menjebak, tapi bertugas di simpul-simpul kemacetan dan mengurai kemacetan," tegas Ketua Presidium IPW, Neta S Pane dalam keterangannya (Minggu, 10/4).

Aksi para oknum polisi yang kerap menjebak pengguna jalan itu ini sangat merusak citra Polri di saat Polri telah mendapat renumerasi. Aksi Polisi penjebak ini semakin marak karena fungsi pengawasan dari Kapolda Metro maupun Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang lemah.

"Maraknya aksi ini akan sangat merusak citra Polri mengingat aksi ini terjadi di Ibukota Negara. Untuk itu IPW mendesak Kapolri menurunkan tim khusus untuk menertibkan aksi yang meresahkan masyarakat ini serta segera mengevaluasi jabatan dan bila perlu mencopot Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang tidak mampu mengawasi bawahannya," tandas Neta yang juga mantan wartawan ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA