"Jadi JI ini sebenarnya makhluk apa?" tanya anggota Komisi I dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Muhammad Najib, saat rapat kerja dengan Kepala BIN dan BNPT di ruang Komisi I DPR, Jakarta (Senin, 4/4).
Sepengetahuan Najib berdasar berbagai literatur, JI adalah semapalan dari Ikhwanul Muslimin Mesir dan ada sejak tahun 1970. Korban JI di antaranya Presiden Anwar Sadat yang ditembak mati dalam parade militer. JI menyelinap menjadi anggota militer.
Najib memastikan tidak mengetahui hubungan JI Mesir dengan JI yang digunakan sebagai istilah teroris oleh pengamat terorisme, asal Amerika Serikat tersebut. "BIN, BNPT harus menyelidi hakikat JI ini. Jangan sampai kita mengikuti langgam orang," kata mantan Sekjen DPP PP Pemuda Muhammadiyah ini.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: