REVOLUSI PSSI

Amankan Kongres PSSI, Citra TNI Tercoreng

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 29 Maret 2011, 10:59 WIB
Amankan Kongres PSSI, Citra TNI Tercoreng
RMOL. Kehadiran Tentara Nasional Indonesia di arena Kongres Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia di Pekanbaru, Riau Sabtu lalu akan mencoreng citra dan semangat TNI yang ingin jadi tentara profesional.

Direktur Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan, mengingatkan, tugas TNI adalah menjaga kehormatan dan kedaulatan negara dari ancaman asing.

"Makanya kita lihat dulu waktu Malaysia berhadapan dengan Indonesia soal perbatasan, dimana waktu itu tiga anggota DKP (Departemen Kelautan dan Perikanan) ditangkap, kita gemas, TNI tidak melakukan unjuk kekuasaan," katanya kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 29/3).

Selain itu, terangnya, TNI juga harus menjaga dan memastikan wilayah-wilayah yang rentan dengan separatisme tetap di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dan yang tak kalah penting dilakukan TNI saat ini, menurut Syahganda, adalah menindaklanjuti pernyataan Jenderal (purn) Riyamizad Ryacudu. Pada saat masih menjadi KSAD, menantu Jenderal (purn) Try Soetrisno itu mengatakan, saat ini ada 60 ribu intelijen asing yang berkeliaran di Indonesia.

"Itu belum pernah ditindaklanjuti. TNI itu harus bisa mewaspadai ancaman yang sangat strategis, bukan melawan Nurdin Halid dan PSSI. Nggak masuk akal TNI melibatkan diri dengan persoalan PSSI. Jadi TNI harus bisa mengidentifikasi mana ancaman," ujarnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA