Tapi dipastikan, Din tidak dikonfirmasi oleh Sekjen Forum Umat Islam Muhammad Alkhaththath saat memberi jabatan Ketua DPRS/MPRS di struktur DRI. Karena Din pasti menolak gagasan tersebut.
"Karena tidak akan mungkin Pak Din akan mendukung. Pak Din itu adalah sosok muslim sangat menghargai demokrasi yang sedang dibangun. Konstitusi kita sudah jelas mengatur soal pergantian kepemimpinan," kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 24/3).
Makanya, Saleh mendesak kepada orang yang mencatut nama Ketum PP Muhammadiyah itu, dalam hal ini Alkhaththath, untuk secara terbuka mengaku bahwa tidak pernah menkonfirmasi sebelumnya. "Karena itu bisa merusak citra Muhammadiyah," tandas Saleh.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: