Demokrat: Kalau Jenderal Aktif Mau Kudeta SBY Baru Jadi Berita

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 24 Maret 2011, 09:58 WIB
Demokrat: Kalau Jenderal Aktif Mau Kudeta SBY Baru Jadi Berita
Sutan Bhatoegana
RMOL. Partai Demokrat menanggapi santai isu kudeta yang disebut-sebut sedang digalang para purnawirawan jenderal, dan dikutip media Internasional, Aljazeera.

"Itu kan sudah purnawairawan. Kalau sudah purnawirawan, nanti orang bertanya dulu dimana Pak? Ketika masih menikmati (aktif) tak terpikir dia. Sudah pensiun, baru berkoar-koar. Tapi kalau masih aktif, baru jadi berita," kata Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 24/3).

Begitu juga ancaman revolusi yang pernah disuarakan oleh Ketua Front Pembela Islam, Habib Riziq. Menurutnya, pernyataan Habib tersebut hanya ungkapan kekesalan dan kekecawaan sesaat saja. Dari itu, tak perlu ditanggapi. Apalagi, masih kata anggota Komisi VII DPR ini, bila betul kudeta itu terjadi, itu akan menciderai konsitusi.

"Itu bisa menciderai konsitusi, karena kan sudah diatur lima tahun sekali. Kalau mau jadi Presiden, daftar saja nanti. Orang nggak salah kok diturunkan. Kita harus berjalan berdasarkan konstitusi. Jadi itu hanya pertanyaan orang kebelet saja. Biarkan saja. Lebih pemerintah bekerja keras untuk menyejahterakan rakyat. Ibaratnya, anjing menggonggong kafilah berlalu," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA