Namun, hingga saat ini, Istana mengaku belum juga menerima surat tersebut.
"Surat tersebut belum kita terima. Saya tidak tahu posisinya dimana. Sepengetahuan saya surat ini belum kita terima," kata Jurubicara Presiden Bidang Luar Negeri, Teuku Faizasyah saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 20/3).
Pihak Kementerian Luar Negeri, tambah Teuku, juga belum menerima surat tersebut. Meski dia mengaku, telah mendapat kabar dari KBRI di Amerika Serikat bahwa ada surat dari Kongres AS.
"Tapi sepengetahuan saya surat itu masih belum kita terima," katanya lagi.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: