"Kalau Polri gagal mengungkap
pelakunya, publik akan percaya bahwa tangan-tangan kotor pemerintah
berada di balik teror bom buku itu," tegas anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo lewat pernyataan tertulis yang diterima
Rakyat Merdeka Online (Kamis, 17/3).
Lanjut Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar ini, jika fungsi intelijen negara tidak segera
direvitalisasi, masyarakat harus siap mental karena model teror seperti
penebaran bom buku akan terus berlanjut.
"Sebaliknya, stabilitas nasional
akan terjaga jika pemerintah efektif menjalankan perannya sebagai
penjaga ketertiban umum dan tidak ikut-ikutan memperkeruh suasana," tegasnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.