Sibuk Urus Koalisi, Penguasa Mengalami Dekadensi Moral

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 09 Maret 2011, 20:41 WIB
Sibuk Urus Koalisi, Penguasa Mengalami Dekadensi Moral
ilustrasi
RMOL. Kenaikan harga bahan pokok, kondisi ekonomi yang tidak menentu dan semakin merosotnya daya beli, menimbulkan depresi sosial di tengah masyarakat.

Akibatnya, bunuh diri seperti menjadi tren di masyarakat untuk keluar dari himpitan hidup. Karena lapangan kerja juga tak tersedia bagi jutaan penganggur di negeri ini.

"Akan tetapi kenyataan pahitnya nasib rakyat, termasuk gejala mewabahnya bunuh diri, tak pernah dibahas baik dalam rapat kabinet maupun rapat Setgab Koalisi yang dipimpin Presiden (SB) Yudhoyono," kata mantan Jurubicara Presiden era Abdurrahman Wahid, Adhie Massardi kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 9/3).

Hal itu tidak dibahas, karena para penguasa hanya sibuk rapat untuk urusan mereka sendiri. Rapat kabinet hanya membicarakan peningkatan ekonomi makro yang semu. Sedangkan rapat koalisi hanya bicara kursi dan keselamatan kekuasaan mereka. Bahkan ada kecenderungan mengamankan jalan korupsi yang mereka lakukan.

"Melihat ketidakperdulian mereka, para penguasa itu, terhadap nasib rakyatnya, memang tak berlebihan bila dikatakan, mereka sudah mengalami dekadensi moral. Karena mereka merasa bukan tanggungjawabnya mengatasi kesulitan hidup rakyatnya," tegas Koordinator Gerakan Indonesia Bersih ini.

Kasus bunuh diri terakhir dilakukan pasangan suami istri Cinhai (30) bersama Lei Vera (29). Keduanya gantung diri di toko mereka di Bogor kemarin setelah diduga mengalami stres akibat dililit utang. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA