Tifatul mengatakan hal itu pada saat memberikan sambutan pada saat meresmikan inovasi tersebut yang digelar siang ini (Rabu, 9/3) oleh perusahaan tersebut di BTS Cimanggu, Bogor, Jawa Barat.
"Inisiatif secara konkret ini akan berdampak signifikan bagi penurunkan polusi dan mendukung
go green ICT", ujar Tifatul
Tifatul juga mengatakan, saat ini pemerintah sedang berupaya keras untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil seperti bensin, solar dan minyak tanah. Sehingga, jika inovasi seperti yang dikembangkan ini plus inovasi-inovasi serupa juga terus dilakukan oleh berbagai pihak, ini artinya turut mengurangi beban anggaran pemerintah terhadap kebijakan subsidi BBM.
"Kami berharap inovasi ini perlu dikembangkan operator telekomunikasi lainnya baik sebagai wujud CSR maupun untuk efisiensi korporasi itu sendiri," harapnya.
Peresmian BTS dari PT Hutchinson yang memiliki nama pasar "3" atau Tri ini dihadiri oleh Dirut dan jajaran Direksi PT Hutchinson, Max Sopacua dari Komisi I DPR RI, Dirjen Energi dan energi Terbarukan, Kementerian ESDM, dan tokoh masyarakat setempat.
Acara peresmian BTS berbasis gas Hydrogen ini ditandai dengan penekanan tombol oleh Menkominfo, pengalihan panel dari saluran catu PLN menjadi catu berbasis gas hydrogen.
[zul]
BERITA TERKAIT: