Kepada Tim Ekspedisi Merdeka yang terdiri dari Ketua Panitia Dar Edy Yoga, Wakil Ketua Panitia Hendry Ginting, Sekretaris Zul Hidayat Siregar serta ketua tim pendakian Budi Cahyono dan Bayu Aji, Agung menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan pendakian tersebut. Apalagi Sabar adalah penyandang cacat tuna daksa.
"Satu kehormatan bagi saya selaku Menko Kesra menjadi Pembina Tim Ekspedisi Merdeka. Bangsa Indonesia patut berbangga karena ada anak bangsa yang cacat fisik mau mendaki dua gunung tertinggi di benua Afrika dan Eropa," kata Agung Laksono di Kantor Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta (Senin, 7/3).
Menurut Dar Edy Yoga, rencana pendakian dua gunung itu akan dilakukan Sabar bersama dengan tim pendakian pada Juli-Agustus 2011. Bertepatan dengan hari Kemerdekaan Indonesia ke-66, kata Yoga, Sabar dan timnya akan mengibarkan sang saka Merah Putih di puncak Elbrus di Rusia.
Terkait dengan kegiatan itu, Agung menegaskan sikap pemerintah mendukung kegiatan itu.
"Apalagi Sabar adalah orang Indonesia pertama dari penyandang cacat mendaki gunung Kalimanjaro dan El Brus. Dan kegiatan ini ikut mengharumkan nama Indonesia di tengah suasana seperti sekarang ini," kata Agung
Untuk kegiatan itu sendiri, Sabar bekerjasama dengan
Rakyat Merdeka Online. Dengan keterlibatan media online, menurut Agung pihaknya berharap semua pihak baik lembaga pemerintahan dan pengusaha nasional bisa membantu kegiatan tersebut. Agung yang mantan Ketua DPR ini juga menegaskan sikap pemerintah terhadap atlit berprestasi.
"Tak hanya materi, bintang penghargaaan dari pemerintah layak diberikan kepada atlit, termasuk Sabar," ujar Agung.
Sekadar diketahui, Sabar mendaki dua gunung itu bukan modal nekad. Dia adalah juara I Disable Asia Championship di Korea tahun 2009. Hampir semua puncak gunung Indonesia sudah didaki oleh Sabar yang berasal dari Solo.
Saat bertemu Agung, Pria kelahiran 9 September 1968 ini juga menyampaikan rencana memanjat Monumen Nasional pada hari Penyandang Cacat Internasional pada 3 Desember 2011.
[yan]
BERITA TERKAIT: