Kejadian yang menimpa anak pertama dari pasangan suami istri, Budi Kancana (39) dan Linda Kurniawati (33) itu terjadi setelah Maurin menjalani pengobatan di Rumah Sakit Awal Bros Tangerang, Banten. Awalnya Maureen menderita sakit panas dan pada 16 November 2010 lalu, Linda, sang ibu membawa Maurin ke rumah sakit tersebut.
Kecewa dengan kejadian naas yang menimpa anaknya, Linda pun sempat mengadukannya kepada pihak rumah sakit untuk meminta pertanggungjawaban termasuk meminta uang konpensasi. Tidak hanya itu, Linda juga sempat membuat surat pembaca di sebuah media online.
Merespons pemberitaan tersebut, Kementerian Kesehatan akan memberikan keterangan terkait kasus yang menimpa Maurin itu. Namun sayangnya konferensi pers yang sedianya dilakukan pada pukul 13.00 WIB siang tadi, hingga berita ini dilaporkan, belum juga dimulai.
Direktur RS Awal Bros Tangerang, Kuntari Retno, Direktur Bina Upaya Kesehatan Rujukan, Dr Khairul Radjak Nasution dan Kadinkes Kota Tangerang, Dadang, yang rencananya akan memberikan keterangan, belum tampak hadir di lantai 4 gedung Kemenkes, Jalan HR Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan.
"(Mereka) masih di jalan," ujar seorang pegawai Setjen Kemenkes saat ditanyakan kenapa sudah lewat dua jam tapi acara konferensi pers belum juga dimulai.
[zul]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: