Alasan Partai Gerindra itu juga sama dengan alasan Partai Demokrat dalam menolak hak angket dalam memberantas mafia pajak.
"Ternyata dari
statement politisi Gerindra, mereka tidak mau dimanfaatkan oleh partai politik tertentu, jadi punya pandangan sendiri terhadap angket ini. Kebetulan sependapat dengan kita, jadi sama-sama," kata Syarief Hassan kepada
Rakyat Merdeka Online.
Syarief mengakui sebelumnya kedua partai menjalin komunikasi. Makanya, Partai Demokrat tahu bahwa Gerindra akan menolak usul tersebut. Soal apakah Partai Gerindra akan bergabung dengan koalisi itu tergantung kesepakatan kedua belah pihak.
"Apakah Gerindra mau bergabung dengan koalisi, itu terserah dia. Tapi itu kan domain Pak SBY. Apa pun keputusan Pak SBY, kami akan dukung," tandasnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: