Partai Cak Imin: Kerukunan Umat Beragama Harga Mati

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Minggu, 20 Februari 2011, 20:15 WIB
Partai Cak Imin: Kerukunan Umat Beragama Harga Mati
Muhaimin Iskandar/ist
RMOL. Kebebasan beragama dan kerukunan intra maupun antar umat beragama di Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah harga mati.

PKB sebagai partai terbuka yang bersifat religius-nasionalis akan terus menerus memposisikan diri sebagai pengawal, penjaga dan penggerak bagi tegaknya kehidupan keberagamaan yang merdeka, demokratis, damai dan jauh dari segala bentuk diktator mayoritas maupun tirani minoritas dalam hal beragama.

"Bahkan, PKB siap menyediakan diri sebagai bumper bagi tegaknya kebebasan dan kerukunan (umat) beragama," tegas Ketua Fraksi PKB Marwan Jafar dalam pernyatannya kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 20/1).

Tekad partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar atau yang akrab dicapa Cak Imin dalam menjaga kerukunan umat beragama tak hanya sampai disitu. Kata Jafar, bagi siapa pun yang hendak mengganggu atau memanipulasi kehidupan keberagamaan yang toleran, harmonis dan saling menghargai, PKB akan melawannya, tidak peduli siapapun kelompok tersebut.

"Sebab, seperti halnya Pancasila dan NKRI, kebebasan dan kerukunan beragama di Indonesia bagi PKB adalah harga mati," tegas politisi muda ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA