semakin menambah daftar panjang kasus kekerasan agama di Indonesia yang terus meningkat tiga tahun terakhir.
Tahun 2008, misalnya, terjadi sebanyak 17 kasus yang mengalami peningkatan menjadi 28 kasus pada awal tahun 2011 ini.
"Kenyataan ini harus menyadarkan kita semua bahwa terdapat persoalan serius soal toleransi di Indonesia. Jadi, sebelum terlambat dan kerusakan makin parah, harus ada langkah-langkah kongkrit untuk merubah keadaan yang dipimpin langsung oleh presiden," kata Ketua DPP PAN Bara Hasibuan dalam keterangan pers hari ini (Rabu, 16/2).
Kalau langkah konkret itu tidak dilakukan, kekerasan atas nama agama justru bisa menjadi legacy kuat dari kepemimpinan Yudhoyono.
"Sebagai bagian dari koalisi pemerintahan, tentu saja PAN tidak mau bahwa periode pemerintahan Yudhoyono dikenang sebagai periode dimana sering terjadi kekerasan agama," kata Bara.
[zul]
BERITA TERKAIT: