Rapat tersebut diisi dengan pengarahan secara umum dari Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut dan tidak membahas soal perombakan kabinet Indonesia Bersatu II.
"Rapat itu hanya memberikan informasi tentang kemajuan (kinerja) pemerintah. Lalu meminta Demokrat meng-counter tentang kebohongan-kebohongan (pemerintah) itu. Karena itu memang tidak benar," ujar Ketua DPP Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana, kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 7/2).
Soal perombakan KIB II ini, tegas Sutan, hal itu merupakan domain Presiden SBY.
"Ada dan tiadanya, itu hanya Pak SBY yang tahu. (Evaluasi) masalah kinerja berikan kepada beliau. Jangan dipaksa beliau (untuk mereshuffle). Kalau memang dibutuhkan kenapa tidak," tandasnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.