Namun, bagi Permadi, pemerintah sudah terlambat kalau pun mau berubah.
"(Pemerintah) sudah terlambat. (Pergolakan politik) tidak bisa dicegah lagi. Pastilah. Kan saya sudah bilang goro-goro pasti akan terjadi. Ya, tahun ini pastilah," kata mantan anggota Komisi I DPR ini kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 31/1).
Permadi, yang juga anggota Dewan Pembina Partai Gerindra ini, menilai isu yang melanda Mesir, Tunisia dan negara Arab juga sudah terjadi di Indonesia. Misalnya, korupsi merajalela, harga kebutuhan pokok meningkat, dan adanya tudingan kebohongan publik yang dilakukan pemerintah.
"Kemarin kan para budayawan sudah mengeluarkan Tritura. Berantas korupsi, turunkan harga, dan cegah kebohongan publik pemerintah. Bahkan LSM-LSM sudah menginginkan agar SBY turun," tegasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: