"Kita harus melihat juga kapan SBY ngomong hal yang sama, yaitu tahun 2009, menjelang kampanye dan sebelumnya juga pada tahun 2008 saat krisis keuangan melanda Indonesia, yang katanya berdampak sistemik itu," ujar wartawan yang pernah meliput di Istana, Wisnu Nugroho.
Sama seperti pada masa sebelumnya, menurut Wisnu, yang berbicara pada sebuah acara televisi ini, pengakuan SBY kembali bahwa gajinya tidak pernah naik selama menjabat Presiden juga dimaksudkan untuk meraih simpati pubik. Mengingat saat ini, popularitasnya sedang turun.
"Dia ingin meraih popularitas itu dengan mengatakan, 'Saya sudah bekerja keras selama tujuh tahun, meningkat kesejarahteran pegawai negeri dan aparat TNI-Polri dan saya rela tidak naik gaji. Hargailah, saya tidak bohong soal ini.' Dalam konteks inilah saya melihat Presiden SBY ingin tampil ke depan untuk meraih kepercayaan publik kembali," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: