Bukan Curhat, Pernyataan SBY Soal Gaji untuk Menyemangati TNI-Polri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 21 Januari 2011, 20:24 WIB
Bukan Curhat, Pernyataan SBY Soal Gaji untuk Menyemangati TNI-Polri
presiden sby/ist
RMOL. Pihak Istana membantah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 'curhat' soal gajinya yang tidak naik selama menjabat Kepala Negara.

Pernyataan SBY itu harus dilihat dalam konteks Rapat Pimpinan TNI-Polri, yang dimaksudkan untuk memberikan semangat.

"Kalau diikuti dengan runtut pembicaraan dari awal, Presiden menggambarkan, mengawali dengan menceritakan, tentang tantangan yang dihadapi, program pemerintah, upaya pemerintah menyejahterakan rakyat, termasuk TNI-Polri," kata staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Informasi Brigjen Ahmad Yani Basuki.

Secara berlanjut, Presiden kemudian menjelaskan, bahwa pemerintah juga memperhatikan kenaikan gaji TNI Polri, antara soal renumerasi yang sudah direalisasi. "Untuk meyakinkan keseriusan ini, Presiden menyinggung lah, kami juga belum menaikkan gaji, kamu sudah dinaikkan," jelasnya.

"Oleh karena itu dengan penjelasan ini diharapkan, prajurit  TNI Polri meningkatkan kinerjanya, semakin semangat dalam tugasnya, semakin meningkatkan prestasinya kan begitu," sambungnya, yang berbicara pada talkshow di TVOne petang tadi. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA