Hindari Gayus Jadi Rujukan Kebenaran, SBY Diminta Buka Topeng Pengemplang Pajak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 21 Januari 2011, 14:11 WIB
Hindari Gayus Jadi Rujukan Kebenaran, SBY Diminta Buka Topeng Pengemplang Pajak
gayus tambunan/ist
RMOL. Ketua DPP Partai Partai Amanat Nasional Bara Hasibuan tidak habis pikir dengan sekelompok orang yang percaya pada testimoni terpidana kasus mafia pajak, Gayus HP Tambunan, yang disampaikan pada Rabu kemarin.

"Saya tidak habis pikir bagaimana pihak-pihak tertentu menjadikan Gayus Tambunan sebagai rujukan kebenaran. Pihak-pihak ini dengan sengaja memprovokasi publik seakan-akan kasus Gayus adalah rekayasa semata," kata Bara kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 21/1).

Padahal, kata politisi muda ini, publik sudah mendengar di persidangan bahwa Gayus mengakui telah melakukan pelanggaran hukum. Tak sampai disitu, Gayus juga mengakui menerima suap dari perusahaan-perusahaan untuk memanipulasi pajak.

"Provokasi-provokasi yang menjadikan Gayus seakan-akan pahlawan berbahaya terhadap pemberantasan mafia hukum," jelas Bara.

Karena itu menurutnya, untuk mematahkan kebohongan Gayus dan pihak-pihak yang menjadikan kebohongan Gayus sebagai peluru untuk menyerang Satgas, yang berakibat buruk pada upaya pemberantasan mafia hukum, Presiden perlu mendorong percepatan pengungkapan perusahaan-perusahaan yang selama ini bekerja sama dengan Gayus dalam melakukan penggelapan pajak.

"Satu-satunya cara adalah melibatkan KPK agar proses ini lebih kredibel," tutup Bara Hasibuan. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA