Hal ini diungkapkan oleh Adi Sumbogo, Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) kepada
Rakyat Merdeka Online, sesaat tadi (Selasa, 30/11). Menurut dia, organisasi kampus kerap mengkritisi kebijakan pemerintah, khususnya mengenai pendidikan.
"Organisasi mahasiswa termasuk yang kritis terhadap kebijakan pemerintah. Kita kritik soal UU BHP, anggaran pendidikan dan komersialisasi pendidikan," kata Adi.
Oleh karena itu, kata Adi, kenapa BEM dikumpulkan tujuannya untuk mengontrol gerakan mahasiswa. Adi beranggapan, tujuan meredam gerakan itu, karena ada kemungkinan SBY takut terhadap gerakan itu. "Bisa jadi dia (SBY) takut," ujarnya.
Adi juga mengritik rekan-rekan sesama mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Nusantara itu. Menurut dia, BEM bukanlah wadah kritis untuk pemerintah. Malah, kata Adi, BEM cenderung menjadi alat pemerintah lewat kebijakan kampus.
"Teman-teman harus lebih jeli apa yang menjadi keinginan pemerintah. Kalau ikut saja, ini yang gawat," kata Adi.
[kgi]
BERITA TERKAIT: