Demikian dijelaskan Menteri BUMN, Mustafa Abu Bakar kepada wartawan di gedung Nusantara IV MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (26/11).
"Sedang kita tangani, hari ini mereka sampaikan laporan (investigasi) ke kita dan nanti manajemen akan dievaluasi," ujar Mustafa.
Meski begitu, Mustafa tidak setuju apabila Direktur Utama PT GI, Emirsyah Satar harus mundur terkait kisruh jadwal penerbangan Garuda pada lima hari lalu.
"Saya kira tidak harus serta merta seperti itu. Nanti kita akan nilai secara profesional. Kalau begitu setiap kejadian mundur habislah CEO-CEO kita," cetus Mustafa.
Namun, tegas dia, pihaknya pun tidak akan tinggal diam, apabila terbukti tingkat kesalahan ada pada Emirsyah.
"Yang pasti, kita minta semua direktur perusahaan BUMN mengevaluasi," imbuh dia.
[wid]
BERITA TERKAIT: