"Dia harus mampu menyelesaikan Century. Kemudian mengambil alih kasus Gayus," tegas Ketua Umum PB Himpunan Mahasiwa Islam Ahmad Chozin kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 26/11).
Terkait dengan pengambilalihan kasus Gayus Tambunan, Chozin menyarankan Busyro untuk tidak terpengaruh dengan Istana. Karena sebelumnya, Presiden SBY tetap mempercayakan penuntasan kasus mafia pajak itu di tangan Kepolisian.
"KPK punya kewenangan untuk mengambil alih kasus Gayus Tambunan. Jadi jangan kikuk dengan Istana. Saya pikir Istana juga harus memberikan keleluasaan kepada KPK untuk bekerja secara independen," tegasnya.
Dia juga mengaku heran dengan sikap Presiden. Pada awalnya, SBY mengatakan tidak akan mengintervensi penanganan kasus hukum, termasuk kasus mafia pajak Gayus Tambunan. Tapi lanjutnya, saat publik menginginkan KPK ambil alih kasus Gayus Tambunan, Presiden justru mempercayakannya kepada Polri.
"Mahasiswa harus mengawal (Busyo). Pengalaman kita kalau KPK ingin tegas, mahasiswa harus mengawal. Karena kalau KPK melempen, masyarakat berharap kemana kemana lagi," tandas Chozin.
[zul]
BERITA TERKAIT: