Hal itu disampaikan Jose Morero, Ketua Tim Survei Mentawai di Kantor Staf Khusus
Presiden Bidang Bansos dan Bencana, di Kompleks Dewan Pertimbangan Presiden, Jakarta Pusat, (Jumat, 19/11).
"Tsunaminya sangat tinggi, di salah satu pantai mencapai 14 meter. Di sebelah utara
pantai gelombangnya semakin mengecil hanya 1,7 meter," katanya.
Karena gempanya kecil, lanjutnya, banyak warga tidak sempat menyelamatkan diri dari terjangan tsunami. Di Sibalenggeng, sebelah Selatan Mentawai misalnya, dari 200 penduduknya, 199 diantaranya meninggal. "Karena Sibalenggeng ada dibibir pantai dan letaknya dikelilingi sungai sehingga warga tidak bisa lari," ujarnya.
Jorge kembali mengingatkan, warga sekitar pantai tetap mewaspadai tsunami meskipun
gempa yang terjadi terasa kecil. "Jika gempa terjadi lebih dari setengah menit harus menyelatkan diri ke tempat yang tinggi. Sebab kekuatan gempa itu akan lebih dari 7 Skalarichter," katanya.
[zul]
BERITA TERKAIT: