“Langkah yang dilakukan AAI ini bukan sekedar wacana tapi kongkret.
Langkah pertama kita bekerjasama dengan Badan Nasional Penempatan dan
Perlindungan TKI (BNP2TKI),†kata Ketua AAI Humphrey Djemaat di kantor Badan
Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI), Jumat (19/11).
Menurutnya, apa yang dilakukan AAI merupakan salah satu bentuk kepedulian lembaganya secara cuma-cuma, tapi professional. “Kita akan kerahkan pengacara terbaik,†katanya
Selain itu, teknis bantuan yang akan diberikan, AAI, berkoordinasi terlebih
dahulu dengan lembaga bantuan hokum, kepolisian dan kejaksaan yang ada di Arab
Saudi, .
“Kita akan berkoordinasi dengan penegak hukum di negara tersebut, Untuk
kemudian AAI akan melakukan langkah-langkah lanjutan,†katanya.
Selain, akan membuat jera majikan yang melakukan penganiyaan terhadap TKI, Humphrey juga akan mencoba memikirkan sanksi ganti rugi yang setimpal buat
Sumiat.
“Kita yakin AAI yang beranggotakan lebih dari enam ribu advokat bisa melakukan sesuatu yang produktif dalam kasus ini,†ungkapnya.
“Kita langsung terjun, apa yang terbaik untuk TKI. Kalau Sumiyati ini kasuistis. Peran lawyer untuk memberikan kekuatan pada proses hukum. Agar tidak hanya prosedural, tapi juga bisa dijadikan pelajaran bagi yang ada di negara tersebut,†tutup Humphrey.
[zul]
BERITA TERKAIT: