"Alhamdullilah, kami telah ditetapkan sebagai pasangan terpilih untuk walikota dan wakil walikota Tangsel. Bagi kami kemenangan ini adalah kemenangan seluruh warga Tangsel," ucap Airin kepada wartawan di ruang Madya III, lantai 6 gedung wisma Sahidah Inn, Ciputat, Tangerang Selatan.
Airin pun berjanji akan melaksanakan semua janji-janji saat kampanye, membangun dan menjadikan Tangsel menjadi lebih baik.
"Kami akan terjemahkan visi misi, janji politik saat kampanye dalam RPJMD Tangsel," tambahnya.
Tentu warga Tangsel patut menunggu janji Airin ini, sebab tidak sedikit warga Tangsel, menduga koalisi gemuk dari 9 partai besar yang mendukung Airin-Benyamin hanya sebatas jargon. Ya, karena dalam koalisi besar ini terlalu banyak kepentingan politik.
Terlepas dari hiruk pikuk kemenangan, janji membangun Tangsel dan kekhawatiran para tokoh, yang patut dicermati kubu Airin adalah terkait rencana gugatan ke MK yang akan dilakukan oleh pasangan calon nomor urut 3 Arsyid-Andre Taulany.
Bagi mereka, kubu Airin sudah melanggar aturan pemilu dan KPUD selaku pelaksana telah berlaku manipulatif. Jika saja kemudian gugatan mereka dikabulkan MK, artinya kemenangan Airin pada 13 November lalu menjadi batal dan tentu harus ada pemilu ulang. Dan ini nampaknya akan membuat kubu Airin belum bisa tidur pulas.
[arp]
BERITA TERKAIT: