IPO KS MIRING

Bukti Mafia Berkeley Masih Bercokol

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 04 November 2010, 13:58 WIB
Bukti Mafia Berkeley Masih Bercokol
RMOL. Keputusan pemerintah yang akan menjual saham PT Krakatau Steel senilai Rp 850 per lembar menjadi bukti jika Mafia Berkeley mendominasi perekonomian Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Koalisi Anti Utang (KAU) Dani Setiawan kepada wartawan di Jakarta sesaat lalu (Kamis, 4/11).

"Penjualan KS terjadi karena loby dari Mafia Berkeley. Tanpa itu penjualan KS tidak akan terjadi. Elit di eksekutif dan legislatif sudah terpengaruh oleh loby para Mafia Berkeley," ujarnya.

Patut disayangkan, tambah Dani, reformasi 1998, hanya berhasil mereformasi sistem politik tapi gagal menghentikan dominasi "Mafia Berkeley" alias para pemilik modal dalam struktur perekonomian.

Seperti dikutip dari Wikipedia, istilah Mafia Berkeley adalah julukan yang diberikan kepada sekolompok menteri bidang ekonomi dan keuangan, yang menentukan kebijakan ekonomi Indonesia di masa awal pemerintahan Presiden Soeharto.

Sebagian besar dari menteri-menteri adalah lulusan doktor atau master dari University of California at Berkeley di tahun 1960-an atas bantuan Ford Foundation. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA