"Saya kira ini momentum yang baik untuk mendongkrak kinerja pemerintahan ke depan. Presiden harus melakukan evaluasi komprehensif kepada kabinet," kata Anas, sapaan akrabnya, kepada wartawan di gedung DPR RI, Jakarta, sesaat lalu (22/10).
Anas menambahkan, jika nanti setelah evaluasi itu ada kinerja menteri yang kurang baik, sebaiknya Presiden SBY tidak lagi memakai menteri tersebut.
"Bagi menteri yang kinerjanya buruk, bagi yang tidak lulus dan betul-betul tidak cakap naik kelas II ya tinggal kelas saja. Yang susah naik kelas sebaiknya tidak dipaksa naik kelas II," katanya menganalogikan.
Apakah partai Demokrat melakukan evaluasi?
"Kami tidak melakukan evaluasi khusus terhadap para menteri. Itu bukan tugas dari partai Demokrat. Itu tugas dan kewenangan presiden jadi bukan tempat bagi kami. Tapi saya kira secara umum sduah tahu bagaimana kinerja para menteri ini," tandasnya.
[arp]
BERITA TERKAIT: