Pernyataan ini terlontar saat acara silaturahmi yang difasilitasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kemarin, di Balai Kota.
Demikian dikatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto usai acara Lomba Lari dan Jalan Sehat di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (3/10).
"Jadi kalau yang senggolan satu-dua orang tidak usah mesti keroyokan dan terus mengundang seluruhnya, itu saran yang bagus," jelas Prijanto.
Prijanto juga mengatakan, paguyuban etnis yang hadir pada acara itu berasal dari Ambon, Maluku, Nusa Tengara Timur, Sulawesi dan Tarakan-Kalimantan Timur. Hadir pula beberapa ketua parpol dan ketua ormas.
"Semuanya mengutarakan mereka tidak menyukai kegiatan premanisme," tukas Prijanto.
Bentrokan maut antar dua kubu bertikai terjadi di depan PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Rabu (29/9) lalu sekitar pukul 12.45 WIB.
Bentrokan terjadi saat pengadilan tersebut akan menggelar sidang lanjutan kasus Blowfish. Dua orang tewas dalam insiden berdarah tersebut
. [wid]
BERITA TERKAIT: