Hal itu dikatakan Solihin, seorang tukang ojek yang tidak jauh dari lokasi kejadian saat bom yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB tadi meledak di dekat Pos Lantas Sumber Arta, Kalimalang, Jakarta Timur.
Pada saat itu, tutur Solihin kepada
Metro TV, dirinya mengira pelaku sudah meninggal dunia, karena melihat pelaku yang sudah tergelak. "Saya kira sudah mati, tahunya bangun dan bawa sepada mau lari," ucapnya sambil mengatakan saat itu AH luka parah.
Karena curiga yang meledak adalah bom, setelah mengetahui adanya serpihan paku, Solihin dan beberapa tukang ojek lainnya berteriak, "Bom, bom."
Sesaat setelah itu, Solihin dan petugas Kepolisian yang saat itu sedang mengatur lalu lintas langsung mengamankan AH, saat AH akan melarikan diri. Polisi yang dimaksud Solihin adalah AKP Heri. AKP Heri yang berada sekitar 3 meter dari lokasi kejadian juga terkena serpihan paku dan tangannya luka.
[zul]
BERITA TERKAIT: