Rencananya dalam waktu dekat ini korps adyaksa itu akan mendatangkan alat sadap canggih yang lebih bagus dari milik KPK dan Kepolisian.
“Sekarang kami dalam penyiapan sarana dan prasarana untuk membeli alat penyadapan dari Jerman. Dananya sudah dialokasikan di tahun 2010, dan akan dipergunakan pada Januari tahun 2011. Namanya monitoring system yang tidak kalah dengan milik KPK,†ujar Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM Intel) Edwin Pamimpin Situmorang, Minggu malam (26/9).
Menurutnya, alat tersebut punya fungsi ganda. Di samping bisa menyadap informasi juga bisa melacak keberadaan orang.
Bekas JAM Datun ini menuturkan, saat ini Kejagung sudah punya alat sadap, tapi kemampuannya belum maksimal. Walaupun demikian, dengan alat yang ada itu, pihaknya berhasil menangkap buronan koruptor dari Jambi.
“Sebulan lalu dengan alat penyadap yang ada, kami sudah berhasil menangkap seorang terpidana kasus korupsi dari Jambi yang bernama As’ad Syam. Kami melakukan pelacakan dan penyadapan selama sebulan,†katanya.
[zul]
BERITA TERKAIT: