Kini giliran PKS menyatakan telah mencium aroma tidak sedap bila Presiden SBY betul-betul mengajukan Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri itu.
"Aroma politisnya lebih kuat ketimbang profesioanalisme," ujar anggota Komisi III dari PKS Nasir Jamil kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta (Selasa, 21/9).
Untuk itu, legislator asal Aceh ini mengusulkan UU Kepolisian harus segera direvisi. Hal ini agar publik bisa mengetahui siapa calon Kapolri sejak awal dan tidak tiba-tiba seperti saat ini.
"Publik juga bisa mendapatkan informasi. Karena lembaga-lembaga Kepolisian (Polri dan Kompolnas) saat ini tidak transparan dan akuntabel (dalam pengajuan calon) publik sekarang tidak punya akses," kesalnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: