PENGGEMBOKAN RUMAH IBADAH

The Wahid Institute: SBY Harus Tegas!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Minggu, 19 September 2010, 16:33 WIB
The Wahid Institute: SBY Harus Tegas!
ILUSTRASI/IST
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak boleh tinggal diam. Presiden SBY harus bersikap tegas terhadap aksi penggembokan yang dilakukan aparat Kepolisian dan Satpol PP terhadap Gereja Yasmin di Bogor tadi malam (Sabtu, 18/9).

"Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (harus) merespons dan memerintahkan para pembantunya menyelesaikan kasus-kasus semacam ini, terutama menyangkut pengelolaan kehidupan keberagamaan di Indonesia, termasuk memerintahkan pembantunya untuk melakukan pemeriksaan terhadap aparat yang diduga melanggar prosedur dalam menjalankan tugasnya," ujar Rumadi.

Selain itu, Rumadi yang mengatakan hal itu melalui keterangan tertulis kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 19/9) mendesak aparat keamanan untuk bertindak tegas dan waspada terhadap upaya-upaya penyegelan dan penyerangan terhadap gereja.

"Jika tidak, kami khawatir peristiwa, yang terjadi terhadap jemaat HKBP Pondok Timur Indah Bekasi Timur pada 12 September yang lalu, menimpa pula warga jemaat gereja Yasmin. Perlu juga diwaspadai  munculnya aktor-aktor eksponen gerakan radikal yang menyusup dan menggerakkan masyarakat untuk melakukan kekerasan terhadap kelompok lain," tandas Rumadi yang aktivis muda Nadhlatul Ulama ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA