Tapi, Pimpinan DPR lah yang mengarahkan agar anggota Panja RUU Holtikultura melawat ke kedua negara tersebut.
"Mereka (anggota Panja Holtikultura) mengajukan beberapa negara untuk kunjungan itu. Maka kita melakukan pengecekan. Sebelumnya mereka tidak mengajukan kesana. Sudah bolak balik, kami minta tornya. Kebetulan saya sendiri periksa tornya, termasuk nasakah akademiknya, akhirnya pimpinan menyetujui untuk Norwegia dan Belanda," ujar Wakil Ketua DPR Pramono Anung kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta (Kamis, 16/9).
Pimpinan DPR memiliki alasan mengarahkan anak buahnya untuk melakukan studi banding ke Norwegia dan Belanda itu.
"Banyak peraturan-peraturan mengenai konstruksi holtikultura yang sama dengan Norwegia dan Belanda. Kenapa Norwegia? Norwegia kan sekarang jadi pusat berkaitan dengan isu lingkungan hidup. Sedangkan Belanda karena kerja sama hubungan holtikultura kita selalu dengan Belanda," jelasnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: