Namun, menurut Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima), Ray Rangkuti, keduanya memiliki kekurangan yang mencolok.
"Busyro kurang tegas, prestasinya di KY juga tidak mencolok. Ia bukan tipe pengambil keputusan yang tegas. Ia cenderung tenang. Kalau KPK dipimpin oleh dia, tidak ada lompatan serius. Yang pasti seperti ini-ini saja," ujar Ray kepada
Rakyat Merdeka Online di perjalanan menuju Porong, Sidoarjo dalam rangka "Safari Mencari Pemimpin Sejati Bukan Pemimpin Citra", Jumat malam (27/8).
Kalau Bambang Widjajanto, lanjut Ray, memiliki karakter yang terbalik dari Busyro. Bambang adalah tipikal pemukul yang tidak takut dengan siapapun.
"Tapi, sifat ini cenderung tidak koordinatif. Sementara KPK harus butuh kerja kolektif bukan
one man show," lanjutnya.
Bambang juga memiliki kemampuan
lobby yang rendah.
"Tipe dia yang memukul itu justru akan kontraprodukstif, karena penegakan hukum itu memerlukan koordinasi dengan Kepolisian dan Kejaksaan," lanjutnya.
[arp]
BERITA TERKAIT: