"Hanya 120 triliun alias hanya 10 persen dari seluruh total dana APBN untuk menstimulus pembangunan kita. Sehingga dibolak-balik bagaimana pun, saya pesimis akan terjadi kejutan dalam pembangunan ekonomi kita," ujar Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta (Senin, 16/8).
Sebaliknya, Ketua DPP Partai Golkar ini yakin akan ada kejutan dalam pembangunan ekonomi Indonesia bila dana untuk bayar utang dipangkas atau pengeluaran rutin seperti belanja pegawai juga dipangkas.
"Tanpa itu siapa pun presiden yang pimpin negeri ini, apa pun hebatnya DPR ini, tetap saja, kalau angkanya 10 persen akan berjalan terengah-engah dalam pembangunan ekonomi kita," tandasnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: