Hal itu dikatakan sesepuh HKTI Heru Suprapto kepada wartawan di Jakarta (Rabu, 11/8) menanggapi isu bahwa HKTI akan dikuasai Partai Gerindra karena saat ini dipimpin Prabowo Subianto.
"HKTI ingin dikuasai Gerindra silakan saja. Tapi ingat HKTI adalah organisasi independen. Dulu Ali Murtopo pernah mengancam akan buat HKTI baru jika Muamar Hartono (Ketua HKTI saat itu) berafiliasi dengan Golkar. Hartono segera beri jawaban tidak akan berafiliasi," ujarnya.
Terkait dengan keberadaan HKTI saat ini yang menjadi dua, yaitu HKTI Prabowo dan HKTI Oesman Sapta, Heru menegaskan akan bergabung dengan HKTI yang benar. Menurutnya, untuk membedakan HKTI yang benar itu mudah.
"Lihat saja apakah sesuai dengan AD/ART. HKTI Prabowo sudah banyak melanggar. Dia memperpanjang masa jabatannya sendiri. Panitia Munas-nya tidak sah. Sampai Munas kepemimpinanya sudah kadaluarsa tujuh bulan. Bahkan selama menjadi ketua HKTI (Prabowo) tidak pernah mengadakan HUT HKTI," jelasnya.
Kalau memang melanggar, kenapa tidak sekalian dibubarkan?
"Biarkan saja. Nanti juga akan bubar secara alamiah," jawabnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: