Apa Kontras Lebih Baik Dari TNI?

Jumat, 26 November 2010, 21:06 WIB
Apa Kontras Lebih Baik Dari TNI?
video kekerasan tni di papua/ist

RMOL. Koordinator Badan Pekerja Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar pernah mengatakan, bahwa vonis terhadap empat anggota tentara yang terlibat kasus video penganiayaan sejumlah warga Papua di Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua mengabaikan rasa keadilan korban.


Haris mengatakan bahwa proses persidangan dinilai berlangsung sangat singkat sehingga saksi dan alat bukti yang dihadirkan sangat minim, praktis persidangan hanya dijadikan tempat silang keterangan empat terdakwa.

Memang ada pendapat bahwa hukuman itu ringan, namun demikian yang menjadi pertimbangan putusan hakim Mahkamah Militer adalah, pertama,  tindakan itu bukan perintah komandan sehingga tidak bersifat sistemik. Kedua, hal ini dipandang sebagai tindakan indisipliner. Ketiga, tidak ada saksi yang melapor.

Oleh karena itu, sebagai warga masyarakat, hendaknya Kontras menghormati keputusan pengadilan, tidak perlu membesar-besarkan atau memojokkan TNI. Karena berdasarkan tiga pertimbangan diatas berarti tidak termasuk pelanggaran HAM.

Daripada terus mendeskreditkan kinerja TNI lebih baik Kontras mawas diri, apakah ada perbuatannya yang bisa dirasakan oleh rakyat, seperti TNI yang membantu korban bencana alam di Wasior, Mentawai dan Merapi?


Ari Sulistyowati, S.Sos
Perum Ambar Graha Permai
Cileungsi, Bogor
HP. 081585733xxx
[email protected]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA