Demikian pandangan peneliti media dan politik Buni Yani kepada
RMOL, Senin 3 Agustus 2026.
"Namun safari ini jelas gagal karena di Lampung ditolak, di Jabar ditolak, di Banten juga ditolak, dan di berbagai daerah juga ditolak," kata Buni Yani.
Kunjungan Jokowi ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu 1 Agustus 2026 juga mesti dicermati secara hati-hati, karena rakyat sudah sangat cerdas.
"Seperti kejadian di berbagai daerah, kunjungan Jokowi banyak direkayasa untuk mendatangkan rakyat," kata Buni Yani.
Menurut Buni Yani, bila ada yang datang, sudah bisa dipastikan itu tidak organik. Mereka datang karena iming-iming pembagian kaos, sembako, dan amplop.
"Mereka dating bukan karena mencintai Jokowi atau mendukung PSI. Itu jauh," pungkas Buni Yani.
BERITA TERKAIT: