Jokowi Main Raja-rajaan, Bukan Ingin Perang dengan PDIP

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Selasa, 30 Juni 2026, 09:56 WIB
Jokowi Main Raja-rajaan, Bukan Ingin Perang dengan PDIP
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Dok PSI)
rmol news logo Prosesi mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginjak kepala kerbau saat menerima gelar adat di Lampung dinilai tidak memiliki muatan politik maupun ditujukan untuk menyindir Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga menjelaskan, dalam tradisi masyarakat Lampung, kepala dan tanduk kerbau merupakan simbol sakral yang melambangkan kemakmuran, kekuatan, status sosial, serta penghormatan kepada leluhur.

Menurutnya, kepala kerbau menjadi bagian penting dalam prosesi pemberian gelar adat sebagai legitimasi kedudukan seorang penyimbang atau pemimpin adat.

"Jokowi menginjak kepala kerbau merupakan bagian dari prosesi pemberian gelar adat Lampung. Hal dilakukan dimaksudkan diantaranya untuk menghilangkan sifat buruk dan kesiapan untuk mengayomi masyarakat di bawah naungan adat,” kata Jamiluddin kepada RMOL, Selasa, 30 Juni 2026.

Karena itu, ia menegaskan tindakan Jokowi menginjak kepala kerbau semata mengikuti tahapan ritual adat Lampung, bukan berkaitan dengan dinamika politik nasional.

"Jadi, Jokowi menginjak kepala kerbau tidak berkaitan dengan perseteruannya dengan PDIP. Bahkan jauh dari keinginan Jokowi untuk membuka perang terbuka dengan PDIP,” pungkasnya.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA