Sebelumnya, pada 2025, angka kepercayaan publik terhadap Polri ada di angka 76,2 persen.
Terkait itu, Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama mengatakan naiknya angka kepercayaan publik merupakan bukti nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat terhadap wajah baru dan perubahan kultural aparat penegak hukum saat ini.
Ia menilai kepercayaan publik ini penting untuk meningkatkan kinerja aparatur dan personel Polri di tengah tantangan yang datang dari berbagai faktor.
"Harus diapresiasi kinerja institusi ini. Dan ini menandakan desakan reformasi Polri selama ini berjalan dengan baik," ujar Sandri dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat malam, 26 Juni 2026.
Ia mengatakan angka kepuasan masyarakat menandakan wajah baru Polri yang lebih profesional sebagai hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh personel kepolisian.
"Ini wajah baru polisi kita, penegakan hukum yang tidak lagi kaku, pendekatan yang persuasif, adanya alternatif dan solutif dari berbagai persoalan di masyarakat dan benar-benar mengayomi. Polisi kini lebih dekat, lebih ramah, dan lebih cepat tanggap aduan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan perubahan kultur yang terjadi saat ini membuat masyarakat merasa nyaman dengan kehadiran polisi di lapangan.
"Mulai dari tingkat Mabes hingga para bhabinkamtibmas yang menjadi ujung tombak di pelosok negeri. Mereka hadir saat masyarakat membutuhkan, dan publik melihat serta merasakan kerja nyata tersebut,” pungkasnya.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: