Disaksikan Pejabat Negara, Harris Arthur: Peradi Profesional Hadir Bukan untuk Perpecahan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Minggu, 10 Mei 2026, 14:14 WIB
Disaksikan Pejabat Negara, Harris Arthur: Peradi Profesional Hadir Bukan untuk Perpecahan
Pelantikan Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (Peradi Profesional) periode 2026-2031. (Foto: Istimewa)
rmol news logo Kepengurusan Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (Peradi Profesional) periode 2026-2031 resmi dilantik di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, pada Jumat 8 Mei 2026.

Ketua Umum Peradi Profesional Harris Arthur Hedar mengaku bangga, karena momen pelantikan tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara.

Mereka di antaranya Ketua KPK Setyo Budiyanto hadir langsung didampingi Wakil Ketua KPK Johanis Tanak. 

Dari unsur pemerintah, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas diwakili oleh Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej serta Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Widodo.

Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh juga hadir. Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin diwakili oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Anang Supriatna.

Sementara Kapolri Listyo Sigit Prabowo diwakili oleh Karo SDM Irjen Pol Anwar, Karo Wassidik Brigjen Pol Boy Rando Simanjuntak, serta Dirtipidum Brigjen Pol Wira Satya Triputra.

Harris mengatakan, di hadapan para pejabat tinggi negara itu, dia menegaskan bahwa kehadiran Peradi Profesional bukanlah untuk menciptakan perpecahan.

"Saya tegaskan, Peradi Profesional hadir bukan untuk menciptakan perpecahan. Tetapi sebagai jawaban atas kebutuhan zaman," kata Harris kepada wartawan, Minggu 10 Mei 2026.

Dia mengatakan mengatakan, organisasi advokat harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika hukum yang semakin kompleks.

"Karena itu, kami ingin membangun organisasi advokat yang modern dalam sistem, kuat dalam intelektualitas, tinggi dalam etika, dan berani dalam memperjuangkan keadilan," pungkasnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA