Demikian pandangan Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, dikutip Sabtu 21 Maret 2026.
Pertama, tidak benar hubungan Megawati dan Prabowo sudah mulai merenggang dengan kritikan dari Fraksi PDIP terhadap masalah program Makan Bergizi Gratis alias MBG.
"Kritikan Fraksi PDIP murni
check and balance antara fungsi anggota DPR dengan Pemerintah," kata Erizal.
Kedua, ketidakhadiran Megawati tempo hari, saat Presiden Prabowo mengundang mantan Presiden dan Wakil Presiden, bukanlah untuk mengabaikan undangan Presiden Prabowo, melainkan karena memang ada acara yang tak bisa diwakilkan.
Ketiga, mungkin benar ada ketidaknyamanan dengan dua mantan Presiden lainnya, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi), tapi tidak dengan Presiden Prabowo.
"Megawati ingin memastikan kendala waktu, bukan ada kendala lain. Sikap politik boleh berbeda, tapi hubungan personal dengan Presiden Prabowo tetap terus dijaga," kata Erizal.
Menurut Erizal, pertemuan tersebut akan menjadi alasan pula nantinya Presiden Prabowo mendatangi Megawati di rumah, Jalan Tengku Umar, Jakarta, seperti Lebaran kemarin.
"Kalau Lebaran kemarin terkesan diam-diam, Lebaran tahun ini bisa jadi akan terang-terangan, karena sudah didahului dengan kedatangan Megawati," kata Erizal.
BERITA TERKAIT: