Eddy Soeparno:

Pemerintah Perlu Antisipasi Krisis Energi Imbas Serangan AS ke Venezuela

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Senin, 05 Januari 2026, 17:55 WIB
Pemerintah Perlu Antisipasi Krisis Energi Imbas Serangan AS ke Venezuela
Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno. (Foto: Tim Eddy Soeparno)
RMOL. Pemerintah perlu mengantisipasi gejolak harga minyak dan krisis energi akibat serangan Amerika Serikat terhadap Venezuela. 

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno mengatakan, imbas dari serangan Amerika Serikat dapat mempengaruhi harga minyak global karena Venezuela merupakan salah satu pemasok minyak mentah di pasar global. 

“Perlu ada tindakan antisipasi, terutama kemungkinan kenaikan harga minyak dunia karena permintaan yang tinggi namun stok atau pasukan global berkurang,” ujar Eddy kepada wartawan, Senin 5 Januari 2025.

Bagi Wakil Ketua Umum PAN ini, antisipasi yang tepat dapat menyelamatkan APBN dari dampak kerugian akibat potensi koreksi harga minyak dunia akibat krisis ini. 

“Sebelum krisis ini merembet pada dampak yang meluas, antisipasi saat ini bisa dilakukan. Pilihan kebijakan yang relevan akan membantu menjaga ‘sehatnya’ APBN kita,” ungkap Eddy. 

Di sisi lain, Eddy menyampaikan bahwa krisis di Venezuela ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ketahanan energi dengan terus mempercepat transisi menuju energi terbarukan. 

“Sejak awal saya sampaikan bahwa ketergantungan kita terhadap impor sumber-sumber energi dapat dikurangi dengan mempercepat transisi menuju energi terbarukan dari sumber-sumber dalam negeri,” katanya.

“Krisis Venezuela ini menjadi alarm bahwa ketahanan energi mutlak diperkuat untuk mengurangi ketergantungan kita pada negara lain atau pihak-pihak lainnya,” pungkasnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA