Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

KPK Jangan Istimewakan Bobby dan Kaesang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Sabtu, 07 September 2024, 11:40 WIB
KPK Jangan Istimewakan Bobby dan Kaesang
Bobby Nasution dan Kaesang Pangarep/Repro
rmol news logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera memeriksa laporan dugaan gratifikasi Kaesang Pangarep dan Bobby Nasution yang sudah sampai ke meja lembaga antirasuah. 

Pengamat Hukum dan Politik, Damai Hari Lubis (DHL), mengingatkan KPK untuk tidak tebang pilih dalam menangani sebuah kasus. Termasuk dalam mengusut dugaan gratifikasi anak dan menantu Presiden Jokowi tersebut. 

“Enggak boleh takut, justru itu tugasnya KPK,” tegas DHL kepada RMOL, Sabtu (7/9).

Langkah tegas tersebut juga penting dilakukan KPK untuk menjaga marwah. Dengan catatan, penegakan hukum harus dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Di sisi lain, DHL menyoroti sikap KPK yang terkesan maju mundur dalam mengusut dugaan gratifikasi keluarga Jokowi itu. Hal ini berbeda saat mengusut kasus-kasus lain, salah satunya gratifikasi yang menjerat pejabat Pajak, Rafael Alun hingga ke meja hijau.

“Enggak perlu nunggu iktikad baik. Penegakan hukum itu wajib dilaksanakan oleh para penegaknya, bukan menunggu iktikad baik,” pungkasnya.rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA