DEBAT PILPRES 2024

Soal Kepindahan Ibukota, Anies: Jangan Kita Meniru Pemerintah Belanda

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Selasa, 12 Desember 2023, 21:54 WIB
Soal Kepindahan Ibukota, Anies: Jangan Kita Meniru Pemerintah Belanda
Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan/Rep
rmol news logo Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan, memberi sinyal terkait akan mempertimbangkan kembali pemindahan ibukota dari Jakarta ke Ibukota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

Hal itu menjawab pertanyaan Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo yang menyinggung soal ketegasan Anies terhadap masalah yang terjadi di Jakarta, sehingga perlu pemindahan ibukota,

“Kalau ada masalah jangan ditinggalkan, tapi diselesaikan. Itu filosofi pertama. Kalau di Jakarta ada masalah, maka ini harus diselesaikan, bukan ditinggalkan, tidak otomatis selesai,” ujar Anies dalam debat perdana yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12).

Lanjut dia, masalah kemacetan, lingkungan hidup dan sebagainya di Jakarta harus diselesaikan dengan baik. Bukan memindahkan ibukota dari Jakarta ke Kalimantan.

“Kontribusi Apratur Sipil Negara (ASN) untuk kemacetan hanya 4 sampai 7 persen. Kalau yang pindah hanya ASN, sementara keluarganya, bisnisnya masih ada di sini, itu tidak menyelesaikan masalah,” terangnya.

“Kalau yang pindah itu pemerintah, maka di sini masih ada masalah,” tegas dia.

Dia pun menyebut, upaya untuk memindahkan pusat kota itu layaknya seperti Pemerintah Kolonial Belanda di masa lalu.

“Jadi jangan kita meniru Pemerintah Belanda, mereka punya Kota Tua, ketika Kota Tua turun, mereka pindah ke selatan, di sekitar Monas. Masalahnya tidak diselesaikan, jadi kita harus menyelesaikan masalah,” pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA