Dalam pertemuan itu, PMII mendiskusikan berbagai isu dengan Presiden, diantaranya adalah PMII menyerahkan jurnal akademis tentang Ibu Kota Nusantara (IKN) kepada kepala negara dan berdiskusi terkait pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.
"Kami di sana mendiskusikan soal Ibu Kota Negara. Bahkan kami PMII menyerahkan jurnal akademis yang telah disusun oleh kader terbaik kita dari seluruh Indonesia," kata Gus Abe dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (31/7).
Dalam pertemuan dengan presiden Jokowi, lulusan terbaik Ilmu Politik Universitas Brawijaya dan penerima beasiswa S2 DAAD Jerman ini juga menyampaikan bahwa PMII tidak ingin partisipasi pemuda dalam politik hanya sebuah pemanis.
"Kami tidak ingin pemuda hanya menjadi gimik dalam politik. Kami akan mendukung penuh calon presiden dan wakil presiden yang punya visi - misi besar untuk kepemudaan,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: