Wakil Ketua Umum Partai Ummat, Nazaruddin membacakan rekomendasi tentang Pilpres 2024 itu dalam rangkaian acara penutupan Rapat Kerja Nacional (Rakernas) Partai Ummat Perdana di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (15/2).
“Partai Ummat akan mendukung capres yang memenuhi kriteria sebagai berikut (dimana ada 7 poin kriteria),†ujar Nazaruddin.
Ia menjabarkan, kriteria-kriteria capres itu seperti beriman dan bertakwa; punya perjuangan
high politicsseperti sultan, adiluhung, jujur, amanah, dan cerdas; bisa mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah multidimensional bangsa serta merumuskan alternatif solusi yang bijaksana.
Selain itu, Nazaruddin juga menyebutkan kriteria selanjutnya adalah memiliki wawasan dan pengalaman internasional yang luas dan kemampuan komunikasi yang luwes; memiliki rekam jejak yang jelas, baik, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Keenam, dapat merangkul seluruh anak bangsa tanpa membeda-bedakan latar belakang berdasar suku, etnik, agama, budaya, dan latar belakang lainnya; serta mampu mengayomi seluruh rakyat dan tidak pernah berpikir apalagi melaksanakan politik perpecahan atau pembelahan dalam tubuh bangsa,†sambungnya memaparkan.
Dengan mengacu 7 kriteria tersebut, Nazaruddin mengatakan bahwa Partai Ummat bakal menjaring 3 nama tokoh yang mendapat dukungan dominan dari seluruh pengurus dan kader di seluruh Indonesia, dan dianggap memenuhi kriteria dimaksud.
“DPP dalam hal ini mengusulkan tiga nama bakal calon presiden kepada Majelis Syura. Yang pertama, Anies Baswedan, kedua, Prabowo Subianto, dan ketiga, Gatot Nurmantyo,†ujar Nazaruddin.
“Sebagaimana aturan internal Partai Ummat, penetapan capres Partai Ummat selanjutnya akan dilakukan oleh Majelis Syura,†tambahnya.
BERITA TERKAIT: