Gempa Cianjur Sempat Tak Terekam Seismograf, Begini Kata BMKG

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Selasa, 22 November 2022, 10:29 WIB
Gempa Cianjur Sempat Tak Terekam Seismograf, Begini Kata BMKG
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati/Net
rmol news logo Gempa magnitudo 5,6 di Cianjur sempat tidak terekam seismograf di wilayah tertentu. Hal ini sempat menuai tanda tanya dari warga yang hendak mengetahui magnitudo gempa yang dirasakan warga kemarin.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menuturkan, alat seismograf tersebut sangat sensitif dan bisa merekam getaran yang berada di dekatnya.

"Biasanya alat itu lebih sensitif dari dari perasaan manusia. Jadi kalau sampai kita merasakan mestinya terekam oleh seismograf kecuali kalau getarannya itu bukan karena getaran gempa,” ucap Dwikorita lewat keterangannya, Selasa (22/11).

Menurutnya, jika ada guncangan gempa seharusnya terekam langsung oleh alat seismograf tersebut untuk mengukur kekuatan dan kecepatan gempa yang terjadi saat itu.

“Kalau misalnya ada guncangan seismograf tidak merekam, nah ini kemungkinan seismografnya ada masalah atau kemungkinan getarannya itu bukan karena gempa begitu,” katanya.

Di sisi lain, pihaknya meminta agar warga tetap waspada jika merasakan guncangan dan tidak perlu sibuk mengurus alat seismograf yang tidak merekam gempa.

"Enggak usah ngecek alatnya, yang penting kita sudah merasakan. Berarti itu kurang lebih sudah terjadi, entah sumbernya karena gempa atau yang lain. Yang penting kita segera waspada begitu,” tutupnya. rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA