Saat menyapa masyarakat sambil melempar kaos dari dalam mobil, tidak disangka seorang perempuan nekad memotong iring-iringan kepala negara.
Mencoba mendekat jendela mobil Presiden Jokowi yang sedang terbuka, perempuan berbusana putih dan celana biru itu pun dicoba dihadang Paspampres yang mengawal.
Terdengar dalam video yang beredar di Twitter, suara Presiden Jokowi yang meminta Paspampres untuk tidak bertindak kasar.
Kejadian tersebut, diceritakan Sekretaris Kabinet Pramono Anung, terjadi saat perempuan itu ingin bersalaman dan meminta kaos kepada Jokowi.
"Kebetulan pada saat terjadi saya semobil dengan presiden, ada seorang perempuan yang memotong rangkaian presiden ingin bersalaman dan sekaligus juga yang bersangkutan meminta kaos," kata Pramono dalam unggan di akun Instagram pribadinya, Kamis (17/11).
Hanya saja, kata Pramono, rasa cinta kepada Jokowi membuat perempuan itu tidak ingin melepas tangan. Bahkan, sampai Paspampres mencoba mengamankan.
"Kepada presiden ketika bersalaman tangannya tidak mau dilepas karena bentuk kecintaannya kepada presiden," katanya.
"Nah itulah yang kemudian presiden meminta kepada Paspampres untuk tidak berlebihan dan meminta kepada perempuan tersebut untuk melepas tangan presiden," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: