Peneliti Senior Institut Riset Indonesia (Insis), Dian Permata mengatakan, jika merujuk elektabilitas Ketum di internal KIB, maka Airlangga pantas didukung dan diusung oleh KIB di Pilpres 2024 mendatang.
"Karena, elektabilitas dua ketum lainnya, tidak semoncer Airlangga," ujar Dian kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/11).
Terkecuali, kata akademisi Universitas Ibnu Chaldun ini, jika ada tokoh KIB lainnya di luar Ketum yang layak diusung selain Airlangga.
Dian menilai, jika mekanisme diambil, maka setiap partai di KIB mengajukan kandidat, baik untuk capres maupun untuk calon wakil presiden (cawapres).
"Langkah ini patut dicoba di KIB. Minimal menjawab kebuntuan di koalisi tersebut. Dengan begitu, sekaligus menjawab dan menepis bahwa KIB dipersiapkan untuk capres di luar KIB," pungkas Dian.
BERITA TERKAIT: